di kantor tak ada kerjaan, jadi mulai ngulik-ingulik lag…web http://pusjatan.pu.go.id/bgtj/…di web tersebut ada menu info..begitu diklik Geotechnical Map, muncuk tampilan google map yang digabungkan dengan info-info tampaknya kegeoteknikan…ada lokasi-lokasi kuari, ada lokasi kerusakan jalan, dan ada lokasi longsoran…

ternyata gampang bener nampilin  file kml di google map: ini contoh scriptnya:

function init() {
if (GBrowserIsCompatible()) {
map = new GMap2(document.getElementById(“map”));
var location = new GLatLng(centerLatitude, centerLongitude);
var geoxml = new GGeoXml(“http://pusjatan.pu.go.id/bgtj/kml/bspot.kml”);
map.setCenter(location, startZoom);
map.setMapType(G_PHYSICAL_MAP);
map.addControl(new GLargeMapControl());
map.addControl(new GMapTypeControl());
map.addControl(new GScaleControl());
map.addControl(new GOverviewMapControl() );
map.addControl(new DragZoomControl(boxStyleOpts, otherOpts, callbacks));
map.addMapType(G_PHYSICAL_MAP) ;
map.addOverlay(geoxml);

untuk mengkonversi file (kebetulan saya penggemar shp file) shp, saya menggunakan mapwindows dengan extension shape2earth.   file shp yang telah dikonvert menjadi kml, saya kopikan ke server….kemudian jadilah dia...

akhirnya, reflektor alias prisma atau prism dalam bahasa inggris terpasang juga di pylon jembatan cable stayed. …setelah prismanya terpasang barulah membuat bench mark yang super duper besar supaya anti settlement….dibawahnya pake cerucuk untuk memberikan friksi pada tanah…mudah2an tidak ada settlement pada bench mark…coba kalau di kantor punya alat gps l1/l2….bisa ngecek adakah settlement pada bm…namun kantor belum punya..

di sekitar pylon dipasang bm yang tadi saya sebutkan sebanyak 4 buah….dari bench mark akan ditembak biasa dan luar biasa sebanyak 30 seri…biar datanya akurat…terus setingan bacaan edm total stationnya dibuat menjadi 10 x bacaan pernembak….

gprsnya lambat, jadi segitu dulu aja…

lokasi cable stayednya di sukabumi..di desain sama balai jembatan…salut buat pak gatot, pak rullu, dan pak setiyo..mudah2an ts dan ilmu geodesi bisa mendampingi…amien

nazib faizal, sukabumi

Tadi pagi baca koran Pikiran Rakyat. ada beberapa anggota DPRD kota Bandung yang pergi ke luar negeri untuk melakukan STUDI BANDING. Dalam beritanya dinyatakan , mereka melakukan studi banding dimana salah satunya adalah untuk pengelolaan INFRASTRUKTUR JALAN.

Kita perlu menyikapi kegiatan ini:

1. Secara positif- mudah2an memang ada laporan dari hasil kegiatannya dan menjadi masukkan untuk dinas terkait, misal tata kota ataupun pekerjaan umum.

2. Secara negatif- Goblok bener itu anggota DPRD..pengelolaan infrastruktur jalan kan merupakan yang cukup mudah, dimana di pengelolaan itu ada beberapa unsur:

1. Data mining- Kumpulkan semua data jalan, terutama jalan yang rusak, macet, yang bolong, yang jadi kolam ikan..

2. Data Processing- Olah semua data yang telah dikumpulkan

3. Data Analyzing- Analisis, apa yang salah di jalan

4. Data Presentation – Presentasikan lah apa hasilnya tanpa manipulasi

Hal tersebut dengan gampang dapat diolah dengan teknologi SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS….bodo bener sih anggota DPRD itu…gaul atuh pak…gaul…. lebih dari 10 universitas di Bandung, tanya kek, tanya juga dong dinas terkait…

3. Secara no comment, gimana elu aja deh anggota dprd…emang gw pikirin.

cheers

nazib faizal

Next Page »