Kebetulan, kami ditunjuk menjadi anggota tim Pra FS Jembatan Selat Malaka dan Selat Sunda. Hal pertama yang tersirat?GIS bagus juga untuk kegiatan ini, jadi proses overlay dan analisis secara spasial bisa dilakukan. Dimulailah dengan pencarian peta…yang paling sederhana dan gratis dari google earth…yang agak rumit, jalan dulu ke bakosurtanal, beli hardcopynya, kemudian discan..jadi file dalam bentuk raster.

Secara garis besar prosesnya sebagai berikut:

1. Data mining: pengumpulan data spasial dan mengkonversinya ke dalam bentuk dijital.

2. Data Georeferencing : data-data spasial dikonversikan menjadi sebuah file dalam bentuk tiff dan memiliki referensi datum tertentu. referensi yang kami gunakan adalah datum World Geodetic System 1984. Peta-peta dalam datum lain saya konversikan menjadi datum WGS 1984 tadi yang telah disebutkan. Proses ini biasa disebut Shift Datum. Sebetulnya data dalam raster ini ingin kami rubah ke dalam bentuk vektor. tapi apa daya, sumber daya manusia dan sumber keuangannya pas-pasan. jadi GIS ini bermain di raster saja..software yang digunakan adalah arcgis 9.1 (arcmap/arcview)

3. Data analyzing, mulailah ngotak-ngotaik jalur/koridor jembatan berikut jalan aksesnya, apakah lewat satuan geologi Qa, Tpm, dan lain sebagainya…ataupun lewat perumahan dan lain sebagainya.

Sederhana sekali proses-proses diatas….tapi mudah2an GIS bisa membantu efektifitas dan efesiensi dalam suatu proses kegiatan Pra-FS….seperti biasa MAP IS LOUDER THAN WORDS.

nazib faizal