Tadi pagi baca koran Pikiran Rakyat. ada beberapa anggota DPRD kota Bandung yang pergi ke luar negeri untuk melakukan STUDI BANDING. Dalam beritanya dinyatakan , mereka melakukan studi banding dimana salah satunya adalah untuk pengelolaan INFRASTRUKTUR JALAN.

Kita perlu menyikapi kegiatan ini:

1. Secara positif– mudah2an memang ada laporan dari hasil kegiatannya dan menjadi masukkan untuk dinas terkait, misal tata kota ataupun pekerjaan umum.

2. Secara negatif– Goblok bener itu anggota DPRD..pengelolaan infrastruktur jalan kan merupakan yang cukup mudah, dimana di pengelolaan itu ada beberapa unsur:

1. Data mining- Kumpulkan semua data jalan, terutama jalan yang rusak, macet, yang bolong, yang jadi kolam ikan..

2. Data Processing- Olah semua data yang telah dikumpulkan

3. Data Analyzing- Analisis, apa yang salah di jalan

4. Data Presentation – Presentasikan lah apa hasilnya tanpa manipulasi

Hal tersebut dengan gampang dapat diolah dengan teknologi SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS….bodo bener sih anggota DPRD itu…gaul atuh pak…gaul…. lebih dari 10 universitas di Bandung, tanya kek, tanya juga dong dinas terkait…

3. Secara no comment, gimana elu aja deh anggota dprd…emang gw pikirin.

cheers

nazib faizal